CATAT! Kondisi Terkini Gunung Ruang Pascaerupsi Dibeberkan Badan Geologi Kementerian ESDM

- 22 April 2024, 14:00 WIB
Gunung Ruang mengeluarkan abu vulkanik saat terjadi erupsi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara pada Rabu, 17 April 2024.
Gunung Ruang mengeluarkan abu vulkanik saat terjadi erupsi di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara pada Rabu, 17 April 2024. /Antara/Dok. BPDB Kab Sitaro/

Celahsumbar.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan aktivitas erupsi Gunung Ruang di Pulau Ruang Kabupaten Kepulauan Sitaro Provinsi Sulawesi Utara mulai menurun.

"Hasil pemantauan visual tanggal 21 April 2024 hingga pukul 12.00 WITA teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi maksimal 200 meter dari puncak dan tidak teramati adanya erupsi. Hal ini menunjukkan adanya penurunan aktivitas erupsi di Gunung Ruang," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam rilis yang diterima di Manado, Senin (22/4/2024).

Hasil pemantauan kegempaan tanggal 21 April 2024 periode 00.00 hingga 12.00 WITA tercatat sebanyak 25 kali gempa vulkanik dangkal dan 19 kali gempa vulkanik dalam.

Baca Juga: Update Terbaru Aktivitas Kegempaan Gunung Ruang Pascaerupsi, Termasuk Peringatan Tsunami

Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi KESDM telah memasang satu stasiun pemantauan berupa stasiun seismik di Pos PGA Ruang yang berjarak kurang lebih lima kilometer dari puncak untuk memantau aktivitas gunung tersebut.

Dia menyebutkan, potensi bahaya yang mungkin terjadi adalah erupsi eksplosif yang menghasilkan lontaran batu (pijar) ke segala arah yang bisa diikuti dengan awan panas maupun erupsi efusif (aliran lava).

Pada tingkat aktivitas awas, beberapa rekomendasi diharapkan dipatuhi warga di antaranya, masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung/wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius enam kilometer dari pusat kawah aktif.

Baca Juga: Kementerian PUPR Butuhkan 26.319 CASN, Berikut Pembagian Formasinya

Masyarakat yang bermukim di wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius tersebut.

Halaman:

Editor: Rizki Adidji

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah