Pemerintah Siapkan 335 Unit RISHA untuk Korban Banjir Lahar Dingin Marapi di Sumbar

- 22 Mei 2024, 08:10 WIB
Tangkapan layar- video rekaman kondisi sejumlah bangunan rumah yang terdambak banjir bandang di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (12/5/2024)
Tangkapan layar- video rekaman kondisi sejumlah bangunan rumah yang terdambak banjir bandang di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (12/5/2024) /ANTARA/HO-BNPB/

Celahsumbar.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, ada 335 unit rumah instan sederhana sehat (Risha) yang disiapkan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Rumah Risha adalah salah satu rumah berdesain bangunan tahan terhadap bencana yang secara umum seperti gempa bumi. Hunian tersebut diberikan kepada korban banjir lahar dingin Gunung Marapi.

"Tapi proses pendataan masih terus berlangsung. Sejauh ini di Kabupaten Agam sudah ada 100 kepala keluarga yang menyatakan siap untuk direlokasi menempati rumah yang disiapkan itu," kata dia.

Baca Juga: AWAS! Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sumbar hingga 4 Hari ke Depan

Ratusan unit rumah tersebut nantinya akan didirikan di atas lahan seluas 100 hektare yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam, dan seluas 10 hektare milik Kabupaten Tanah Datar.

Tak hanya itu, ia memaparkan, pemerintah menyepakati untuk membangun sebanyak 56 unit Sabo Dam pada aliran sungai berhulu di Gunung Marapi, pengerjaan nya dimulai tahun ini.

Sabo Dam merupakan infrastruktur bendungan yang mampu menahan material vulkanik Gunung Marapi tidak mengalir ke hilir arah permukiman penduduk, sehingga dapat mengurangi potensi bahaya bencana banjir lahar dingin di Sumatera Barat.

Baca Juga: MENGINGATKAN! Ini Perintah Presiden Jokowi dalam Percepatan Pembangunan Sumbar

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan akan memberikan bantuan yang besar dalam percepatan pembanguan Sumatera Barat (Sumbar) pascabanjir bandang dan banjir lahar dingin yang terjadi pada 11 Mei 2024 lalu.

Halaman:

Editor: Rizki Adidji


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah