Presiden Jokowi Tinjau Banjir Bandang Sumbar, Gubernur Mahyeldi Senang Banget

- 22 Mei 2024, 06:00 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (ketiga kiri), Menko PMK Muhadjir Effendy (kiri), Gubernur Sumbar Mahyeldi (ketiga kanan) dan Bupati Agam Andri Warman (kedua kiri).
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (ketiga kiri), Menko PMK Muhadjir Effendy (kiri), Gubernur Sumbar Mahyeldi (ketiga kanan) dan Bupati Agam Andri Warman (kedua kiri). /ANTARA/Iggoy el Fitra/

Celahsumbar.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi memberikan komentar terkait kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ranah Minang, Selasa (21/5/2024), Menurutnya hal itu adalah sebuah angin segar.

Dengan hadirnya Jokowi, sambung Mahyeldi, segala informasi yang dibutuhkan oleh pusat dapat terangkum dengan baik. Khususnya, dalam percepatan pembangunan pascabanjir bandang dan banjir lahar dingin di Sumbar.

"Ini kesempatan kita mendapatkan dukungan penuh dari pusat terkait berbagai hal, terutama untuk pemulihan pascabencana," kata pria yang akrab disapa Buya itu.

Baca Juga: BNPB Berencana Ledakkan Tumpukan Material yang Berpotensi Picu Banjir Bandang Susulan

Berdasarkan data BPBD Sumbar, lanjutnya, bencana alam yang terjadi pada 11 Mei 2024 lalu telah berdampak besar terhadap tiga daerah di Sumbar yakni Kabupaten Tanah Datar, Agam, dan Padang Panjang.

"Tercatat hingga saat ini ada 61 orang meninggal dunia dan 11 orang masih dinyatakan hilang," katanya.

Dari perkiraan sementara, total kerugian akibat bencana mencapai Rp108 miliar lebih, antara lain 700-an rumah rusak ringan hingga berat, jalan dan jembatan terputus, irigasi rusak, lahan pertanian tertimbun, hingga ternak yang mati.

Baca Juga: Disambut Gubernur Mahyeldi, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Tiba di Sumbar Tinjau Lokasi Banjir

Presiden Jokowi datang menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, setelah berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.30 WIB. Dia langsung menuju lokasi terdampak bencana banjir bandang di Desa Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, melewati jalur darat menggunakan mobil kepresidenan.

Halaman:

Editor: Widji Ananta


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah