Temui Komisi V DPR RI, Gubernur Sumbar Mahyeldi Sampaikan Aspirasi Anggaran Rp1,5 T

- 17 Mei 2024, 10:30 WIB
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal dan Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Mazaat, usai pertemuan dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi di Ruang Rapat Pimpinan Komisi V, Kamis (16/5/2024).
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal dan Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Mazaat, usai pertemuan dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi di Ruang Rapat Pimpinan Komisi V, Kamis (16/5/2024). /DPR RI/Arief/vel/

Celahsumbar.com - Musibah yang melanda masyarakat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) begitu miris dengan bencana banjir bandang lahar dingin yang banyak memakan korban, pada Sabtu (11 Mei 2024).

Pemerintah Pusat beserta Pemprov Sumbar melalui Pusdalops dan BPBD pun masih terus melakukan pemutakhiran data, menyusul masih dilaksanakannya proses pencarian dan evakuasi para korban.

Menyikapi hal itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menemui Komisi V DPR RI yang diterima langsung Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal dan Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Mazaat, seperti dikutip dari laman dpr.go.id, Jumat (17/5/2024).

Baca Juga: Gubernur Sumbar Mahyeldi Umumkan Jam Operasional Baru Kendaraan Barang di Sitinjau Lauik, CATAT!

“Tadi kami rapat dengan Pak Gubernur (Sumbar) bersama Pak Syahrul dari Komisi V tentunya berkaitan penanganan jangka pendek yaitu mengenai penggunaan peralatan-peralatan berat yang kita tahu sama sama itu ada di Kementerian PUPR di beberapa balai. Nanti akan kita komunikasikan dengan Kepala Balai,” ujarnya.

Khususnya solusi jangka pendek, Komisi V siap segera menyampaikan aspirasi kepada Kementerian PUPR mengenai rekonstruksi jalan nasional yang putus di kawasan Lembah Anai ke Silaing. Sebagai tindak lanjut, Komisi V mengharapkan Kementerian PUPR sesegera mungkin dalam sebulan hingga dua bulan ke depan bisa memperbaiki jalan tersebut, sehingga bisa segera dilalui oleh masyarakat.

Adapun untuk jangka panjang, sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Sumbar, bahwa ada beberapa poin berkaitan dengan aspirasi anggaran sebesar Rp 1,5 triliun. Aspirasi anggaran itu salah satunya bertujuan untuk membangun sabodam atau cek dam, agar jika nantinya ketika sewaktu-waktu kembali terjadi lahar dingin kedepannya bisa dihambat, sehingga tidak lagi memakan korban jiwa masyarakat.

Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Kemen PUPR Bangun 200 Rumah Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Lokasinya?

Komisi V mengharapkan Kementerian PUPR sesegera mungkin dalam sebulan hingga dua bulan ke depan bisa memperbaiki jalan sehingga bisa segera dilalui oleh masyarakat.

Halaman:

Editor: Rizki Adidji


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah