BNPB Soal Modifikasi Cuaca di Sumbar: Ini Percepatan Penanganan Darurat Bencana

- 16 Mei 2024, 08:17 WIB
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB saat menggelar jumpa pers, Selasa 30 April 2024
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB saat menggelar jumpa pers, Selasa 30 April 2024 /Humas BNPB /JOURNALTELEGRAF

Celahsumbar.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca untuk mempercepat penanganan bencana yang terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Operasi teknologi modifikasi cuaca dilakukan sebagai salah satu upaya percepatan penanganan darurat bencana banjir bandang lahar dingin, dan tanah longsor yang terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Sumbar," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Padang. 

Abdul mengatakan, teknologi modifikasi cuaca diperlukan guna mendukung proses evakuasi serta perbaikan sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana hidrometeorologi tersebut pada Sabtu malam (11 Mei 2024).

Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Banjir Bandang Lahar Dingin Marapi Sumbar, Ini Kata Kepala BNPB

"Ini dilakukan agar proses penanganan darurat bencana bersama berbagai instansi tidak terhambat dan terkendala cuaca buruk," ujar dia.

Apalagi, selama seminggu ke depan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumbar masih berpotensi hujan ringan hingga hujan lebat.

Operasi teknologi modifikasi cuaca di Ranah Minang dilaksanakan oleh beberapa instansi yakni BNPB, BMKG, TNI AU, Pemerintah Provinsi Sumbar dan pihak pihak terkait lainnya.

Baca Juga: Update Data Korban Bencana Banjir dan Longsong di Sumbar Hari Ini: 64 Meninggal Dunia, 22 Hilang

BNPB akan menggunakan pesawat tipe Grand Caravan 208 C dengan nomor lambung PK-SNN dari Bandar Udara Internasional Minangkabau.

Halaman:

Editor: Rizki Adidji


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah