Presiden Jokowi Tinjau Banjir Bandang Lahar Dingin Marapi Sumbar, Ini Kata Kepala BNPB

- 16 Mei 2024, 08:00 WIB
Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi. /Instagram/@jokowi

Celahsumbar.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam penanganan bencana alam di Sumatera Barat (Sumbar).

"Presiden secara khusus menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Beliau setiap hari memantau kegiatan penanggulangan bencana di Sumbar," kata Kepala BNPB di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (15/5/2024).

"Setiap hari Presiden meminta laporan penanganan dan penanggulangan bencana di Sumbar."

Baca Juga: BNPB Sebut Wilayah Sumbar Masih Berisiko Hujan dengan Intensitas Tinggi, TETAP WASPADA!

Bahkan, kata Kepala BNPB, dalam waktu dekat Presiden dijadwalkan mengunjungi Ranah Minang untuk melihat sekaligus memastikan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada Sabtu (11/5) malam tersebut berjalan cepat.

Dalam kunjungan kerjanya ke Sumbar, Kepala BNPB menyampaikan Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang merupakan tiga wilayah yang terdampak bencana paling parah. Hingga saat ini BNPB mencatat setidaknya 58 orang meninggal dunia akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi.

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, tim pencarian masih mencari keberadaan 35 warga yang hingga kini belum ditemukan. "Tim gabungan akan terus mencari 6x24 jam korban yang belum ditemukan," ujarnya menegaskan.

Baca Juga: 58 Meninggal dan 27 Orang Dinyatakan Hilang Pascabanjir Bandang Lahar Dingin Sumbar

Namun, apabila dalam jangka waktu tersebut masih ada korban yang belum ditemukan, kata dia, maka tindak lanjutnya akan dipastikan atau dikoordinasikan dengan ahli waris.

"Kalau ahli waris tetap minta cari sampai ketemu, maka kita akan cari sampai ketemu. Mudah-mudahan bisa ketemu dalam keadaan selamat," harap dia.

"Jalan yang rusak, jembatan yang putus dan semua infrastruktur yang terdampak mulai kemarin dan seterusnya diusahakan kembali normal," tutup Suharyanto.***

Editor: Widji Ananta


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah