Bupati Solok Epyardi Asda dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi Bertemu di Tanah Datar

- 16 Mei 2024, 06:00 WIB
Bupati Solok Epyardi Asda saat mengunjungi langsung lokasi banjir di Nagari (Desa) Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat
Bupati Solok Epyardi Asda saat mengunjungi langsung lokasi banjir di Nagari (Desa) Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat /ANTARA/HO-Diskominfo Solok/

Celahsumbar.com - Bupati Solok Epyardi Asda bersama tim peduli bencana Kabupaten Solok mengunjungi dan mengirimkan langsung bantuan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (15/5/2024).

Epyardi Asda di Tanah Datar, Rabu menyerahkan bantuan berupa peminjaman alat berat ekskavator milik pemerintah Kabupaten Solok serta bantuan dari Baznas Kabupaten Solok sebesar Rp25 juta dan bantuan dari Korpri sebanyak 100 paket sembako.

Selain itu, bupati Solok bersama tim juga langsung berkunjung ke posko utama Rumah Dinas Bupati Tanah Datar. Di lokasi itu, Epyardi Asda langsung bertemu dengan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Baca Juga: Hari Ini Gubernur Sumbar Mahyeldi Berkantor di Bukittinggi, Optimalkan Penanganan Bencana

Termasuk bertemu langsung dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah, yang diketahui keduanya terlibat intrik dengan saling berargumen. Termasuk juga bertemu Anggota Komisi VIII DPR RI John Kenedy Azis serta Bupati Tanah Datar Eka Putra.

“Sebagai kepala daerah dan di wilayah kami juga ada gunung berapi yakni Gunung Talang maka saya ingin secara jelas bagaimana dan apa penanganan pascabencana ini," kata Epyardi.

Dia juga meminta kepada BMKG untuk menjelaskan terkait cuaca yang mempengaruhi Sumbar khususnya daerah yang berdekatan dengan gunung dan perbukitan seperti Kabupaten Solok.

Baca Juga: 58 Meninggal dan 27 Orang Dinyatakan Hilang Pascabanjir Bandang Lahar Dingin Sumbar

“Kami minta arahan dan penjelasan langsung kepala BNPB dan BMKG, memang penjelasan ini yang kami butuhkan. Kordinasi yang cepat sehingga kami kepala daerah tahu apa yang mesti dilakukan. Salah satu contoh tadi ada solusi dengan relokasi,” paparnya.

Halaman:

Editor: Widji Ananta


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah